METODE PICTURE EXCHANGE COMMUNICATION SYSTEM (PECS) BAGI ANAK YANG MENGALAMI AUTISME RINGAN : Metode Picture Exchange Communication System (PECS) Tahap I-III guna Meningkatkan Memori Visual Dalam Menyeleksi Gambar Yang Sama Bagi Anak Autisme Ringan Usia 8-10 tahun di Bandung
Sella Fauziah Rahmah Permata. 190420100028. Metode Picture Exchange
Communication System (PEeS) bagi Anak Autisme Ringan.
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 0100114070038 155.4 per m/R.19.60 Perpustakaan Pusat (REF.19.60) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 155.4 per m/R.19.60Penerbit Magister Psikologi : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik ix, 150 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 155.4 per mTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Sella Fauziah Rahmah Permata -
Sella Fauziah Rahmah Permata. 190420100028. Metode Picture Exchange
Communication System (PEeS) bagi Anak Autisme Ringan.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empiris berupa gambaran lengkap
proses dan hasil penerapan Metode Picture Exchange Communication System
(PECS) guna meningkatkan kemampuan memori visual dalam menyeleksi gambar
yang sama pada anak autisme ringan usia 8-10 tahun.
Mandler dan McDonough menemukan adanya hambatan memori visual
pada anak autisme karena kerusakan di lobus temporal yang menyebabkan
kesulitan dalam memproses informasi baru. Anak mendapatkan intervensi berupa
gambar dengan tema kebiasaan sehari-hari sebanyak 10 kali pertemuan. Intervensi
dirancang menggunakan pendekatan psikologi behavioristik dalam gambar yaitu
Picture Exchange Communication System (PEeS) dari Bondy and Frost. Anak
diminta untuk mengingat gambar, mencari gambar yang sama dan menyeleksi
satu gambar yang sama dari berbagai stimulus gambar yang diberikan. Selama
proses tersebut, dilakukan pemeriksaan psikologi, observasi, dan interview untuk
memperoleh gambaran kemampuan memori visual, serta pengukuran frekuensi
dalam menyeleksi gambar menggunakan Bondy dan Frost. Data yang diperoleh
kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif dengan menganalisa hasil
pengukuran dan hasil kemajuan dari setiap sesi intervensi.
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor sebesar 48,88%, dimana
metode Picture Exchange Communication System (PEeS) Fase I-Ill belum efektif
meningkatkan memori visual dalam menyeleksi gambar yang sama pad a anak
autisme ringan usia 8-10 tahun. Dengan demikian, apabila akan melakukan
penelitian lanjutan perlu memperbaiki modul terutama mempersiapkan kondisi
anak, rincian kegiatan, durasi, waktu, dan lamanya pelaksaan. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






