Detail Cantuman

Image of KAJIAN DAYA DUKUNG LINGKUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA ALAM CURUG NANGKA PADA ZONA PEMANFAATAN TAMAN NASIONAL GUNUNG HALIMUN SALAK

 

KAJIAN DAYA DUKUNG LINGKUNGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA ALAM CURUG NANGKA PADA ZONA PEMANFAATAN TAMAN NASIONAL GUNUNG HALIMUN SALAK


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besamya daya dukung
lingkungan dan menyusun strategi pengembangan Kawasan Wisata Alam Curug

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700077333.7 Alg k/R.25.21Perpustakaan Pusat (REF.21)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Alg k/R.25.21
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii,;212 hlm,29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Alg k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besamya daya dukung
    lingkungan dan menyusun strategi pengembangan Kawasan Wisata Alam Curug
    Nangka di Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Penelitian ini menggunakan
    metode kuantitatif dan kualitatif, kemudian dianalisis secara deskriptif.
    Perhitungan daya dukung lingkungan dilakukan dengan menggunakan metode
    Cifuentes, yaitu menilai daya dukung fisik, daya dukung riil, dan daya dukung
    efektif. Perumusan strategi dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT,
    kemudian dilanjutkan dengan analisis QSPM untuk menentukan prioritas strategi.
    Perhitungan daya dukung dilakukan terhadap 5 (lima) objek wisata di kawasan
    Curug Nangka. Hasil penelitian menunjukkan daya dukung efektif di area
    Camping Ground 33 orang/hari, area Flying Fox 46 orang/hari, Curug Nangka
    29 orang/hari, Curug Daun 32 orang/hari dan Curug Kawung 81 orang/hari,
    sehingga total nilai daya dukung efektif di Kawasan Wisata Alam Curug Nangka
    adalah 221 orang/hari. Dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisatawan tahun
    2011-2014, diketahui bahwa daya dukung Wisata Alam Curug Nangka belum
    terlampaui. Akan tetapi, selama tahun 2014 terdapat 23 hari dimana daya dukung
    wisata terlampaui. Daya dukung terse but biasanya terlampaui pada saat akhir
    pekan dan hari libur nasional seperti idhul fitri, natal dan tahun baru. Strategi
    pengembangan Kawasan Wisata Alam Curug Nangka yang menjadi prioritas
    utama, antara lain: meningkatkan daya tarik kawasan melalui penataan objek
    wisata dan penyediaan paket wisata outbond, melakukan koordinasi dengan
    Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor untuk menghapus pungutan illegal serta
    menambah jumlah tempat sampah dan mengatur pengelolaan sampah di dalam
    kawasan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi