Detail Cantuman

Image of IMPLEMENTASI MODEL ARTIFICIAL NEURAL NETWORK UNTUK MEMPREDIKSI EUTROFIKASI WADUK (Studi Kasus Waduk Cirata, Jawa Barat)

 

IMPLEMENTASI MODEL ARTIFICIAL NEURAL NETWORK UNTUK MEMPREDIKSI EUTROFIKASI WADUK (Studi Kasus Waduk Cirata, Jawa Barat)


Eutrofikasi merupakan masalah lingkungan yang terjadi pada ekosistem
perairan seperti danau dan waduk karena adanya pengayaan nutrien dari ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700080333.7 Riy i/R.25.121Perpustakaan Pusat (REF.121)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Riy i/R.25.121
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,;124 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Riy i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Eutrofikasi merupakan masalah lingkungan yang terjadi pada ekosistem
    perairan seperti danau dan waduk karena adanya pengayaan nutrien dari daerah
    hulu dan daerah tangkapan air. Waduk Cirata termasuk salah satu waduk yang
    mengalami eutrofikasi dengan indikasi banyaknya pertumbuhan eceng gondok dan
    kematian ikan massal akibat dari kandungan oksigen yang kurang. Tujuan dari
    penelitian ini adalah untuk membahas tentang implementasi model Artificial Neural
    Network (ANN) dan kinerjanya untuk memprediksi eutrofikasi yang terjadi di
    waduk Cirata, Jawa Barat.

    Program simulasi dibuat menggunakan perangkat lunak Visual Studio 2012
    C# dengan model ANN yang telah diimplementasikan di dalamnya. Proses prediksi
    dilakukan dengan melakukan proses pelatihan dilanjutkan dengan proses pengujian
    menggunakan bobot-bobot yang telah diperoleh pada proses pelatihan. Indikator
    eutrofikasi yang diprediksi dalam penelitian ini adalah fosfat, transparansi, klorofil­
    a, dan oksigen terlarut.

    Kinerja model ANN untuk memprediksi eutrofikasi waduk Cirata
    menunjukkan hasil yang baik. Model ANN untuk memprediksi fosfat memiliki
    kinerja terbaik dengan nilai koefisien korelasi sebesar 47,93%, RMSE=0,06, dan
    WIA=O,62. Dalam memprediksi transparansi, model ANN memiliki kinerja terbaik
    dengan nilai koefisien korelasi sebesar 86,96%, RMSE=O,ll dan WIA=O,5.
    Prediksi klorofil-a menggunakan model ANN memiliki kinerja terbaik dengan nilai
    koefisienkorelasi sebesar 48,24%, RMSE=O,04, dan WIA=O,67. Model ANN yang
    terakhir untuk memprediksi oksigen terlarut memiliki kinerja terbaik dengan nilai
    koefisien korelasi sebesar 77,44%, RMSE=O,12, dan WIA=O,72.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi