Detail Cantuman

Image of KONSERVASI MANGROVE BERBASIS MASYARAKAT (Studi Kasus: Pulau Pramuka dan Pulau Harapan Kawasan Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)

 

KONSERVASI MANGROVE BERBASIS MASYARAKAT (Studi Kasus: Pulau Pramuka dan Pulau Harapan Kawasan Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)


KONSERVASI MANGROVE BERBASIS MASY ARAKA T

(Studi Kasus: Pulau Pramuka dan Pu/au Harapan Kawasan Taman Nasional
Lout Kepulauan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700082333.7 Arm k/R.25.30Perpustakaan Pusat (REF.30)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Arm k/R.25.30
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,;134 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Arm k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • KONSERVASI MANGROVE BERBASIS MASY ARAKA T

    (Studi Kasus: Pulau Pramuka dan Pu/au Harapan Kawasan Taman Nasional
    Lout Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)

    ABSTRAK

    Kerusakan hutan mangrove di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir akibat
    adanya konversi status lahan (kawasan) pesisir dari yang semula sebagai kawasan
    lindung (konservasi) menjadi peruntukan pembangunan secara intensif merupakan
    rnasaJah utama yang sedang dihadapi dalam konteks pengelolaan wilayah pesisir.
    Oleh karena itu, kerusakan dan degradasi hutan mangrove hams segera diatasi
    dengan melakukan kegiatan konservasi guna menjaga kelestariannya. Konservasi
    dapat dilaksanakan bersama-sama dengan masyarakat karena masyarakat
    merupakan pengguna secara langsung maupun tidak langsung terhadap mangrove.
    Partisipasi masyarakat dalam konservasi mangrove selama ini banyak dalam
    lingkup keproyekan. Penelitian partisipasi masyarakat secara swadaya belum
    banyak dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses
    keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan konservasi mangrove berbasis
    swadaya masyarakat dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat
    partisipasi masyarakat secara swadaya dalam konservasi hutan mangrove di Pulau
    Pramuka dan Pulau Harapan.

    Penelitian ini menggunakan met ode campuran melalui strategi
    eksploratoris sekuensial dengan kualitatif yang dominan dan kuantitatif tidak
    dominan untuk mengetahui proses keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan
    konservasi hutan mangrove berbasis swadaya masyarakat di Pulau Pramuka dan
    Pulau Harapan dan untuk menjawab permasalahan penelitian tentang faktor-faktor
    yang mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat. Pada tahap kualitatif, data
    diperoleh dengan melakukan pengamatan, wawancara dan studi pustaka. Data
    diperoleh dari informan yang dipilih seeara purposive sampling. Hasil analisis
    tahap kualitatif kemudian digunakan sebagai acuan untuk melakukan survai
    menggunakan kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik
    deskriptif

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses keterlibatan masyarakat
    dalam pelaksanaan konservasi mangrove dilaksanakan dalam beberapa tahapan
    kegiatan, yaitu sosialisasi dan penyuluhan swadaya, pelaksanaan fisik konservasi
    mangrove. Setiap tahapan kegiatan melibatkan partisipasi aktif masyarakat secara
    'swadaya dalam konservasi mangrove. F aktor yang paling mempengaruhi
    partisipasi aktifmasyarakat adalah kemauan dan kemampuan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi