<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10109">
 <titleInfo>
  <title>KONSERVASI MANGROVE BERBASIS MASYARAKAT (Studi Kasus:</title>
  <subTitle>Pulau Pramuka dan Pulau Harapan Kawasan Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mega Putri Armanesa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xii,;134 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>KONSERVASI MANGROVE BERBASIS MASY ARAKA T &#13;
&#13;
(Studi Kasus: Pulau Pramuka dan Pu/au Harapan Kawasan Taman Nasional &#13;
Lout Kepulauan Seribu, DKI Jakarta) &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Kerusakan hutan mangrove di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir akibat &#13;
adanya konversi status lahan (kawasan) pesisir dari yang semula sebagai kawasan &#13;
lindung (konservasi) menjadi peruntukan pembangunan secara intensif merupakan &#13;
rnasaJah utama yang sedang dihadapi dalam konteks pengelolaan wilayah pesisir. &#13;
Oleh karena itu, kerusakan dan degradasi hutan mangrove hams segera diatasi &#13;
dengan melakukan kegiatan konservasi guna menjaga kelestariannya. Konservasi &#13;
dapat dilaksanakan bersama-sama dengan masyarakat karena masyarakat &#13;
merupakan pengguna secara langsung maupun tidak langsung terhadap mangrove. &#13;
Partisipasi masyarakat dalam konservasi mangrove selama ini banyak dalam &#13;
lingkup keproyekan. Penelitian partisipasi masyarakat secara swadaya belum &#13;
banyak dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses &#13;
keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan konservasi mangrove berbasis &#13;
swadaya masyarakat dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat &#13;
partisipasi masyarakat secara swadaya dalam konservasi hutan mangrove di Pulau &#13;
Pramuka dan Pulau Harapan. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan met ode campuran melalui strategi &#13;
eksploratoris sekuensial dengan kualitatif yang dominan dan kuantitatif tidak &#13;
dominan untuk mengetahui proses keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan &#13;
konservasi hutan mangrove berbasis swadaya masyarakat di Pulau Pramuka dan &#13;
Pulau Harapan dan untuk menjawab permasalahan penelitian tentang faktor-faktor &#13;
yang mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat. Pada tahap kualitatif, data &#13;
diperoleh dengan melakukan pengamatan, wawancara dan studi pustaka. Data &#13;
diperoleh dari informan yang dipilih seeara purposive sampling. Hasil analisis &#13;
tahap kualitatif kemudian digunakan sebagai acuan untuk melakukan survai &#13;
menggunakan kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik &#13;
deskriptif &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses keterlibatan masyarakat &#13;
dalam pelaksanaan konservasi mangrove dilaksanakan dalam beberapa tahapan &#13;
kegiatan, yaitu sosialisasi dan penyuluhan swadaya, pelaksanaan fisik konservasi &#13;
mangrove. Setiap tahapan kegiatan melibatkan partisipasi aktif masyarakat secara &#13;
'swadaya dalam konservasi mangrove. F aktor yang paling mempengaruhi &#13;
partisipasi aktifmasyarakat adalah kemauan dan kemampuan.</note>
 <note type="statement of responsibility">Mega Putri Armanesa</note>
 <subject authority="">
  <topic>Konservasi mangrove, partisipasi, proses keterliba</topic>
 </subject>
 <classification>333.7 Arm k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>333.7 Arm k/R.25.30</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150700082</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.30)</sublocation>
    <shelfLocator>333.7 Arm k/R.25.30</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10109</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:28</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-03 08:43:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>