KAJIAN DAYA DUKUNG LINGKUNGAN KEGIATAN PARIWISATA ALAM DI TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULUSARAUNG WISATA BAHARI DI RESORT PENGELOLAAN WILAYAH (RPW) PULAU HARAPAN, TAMAN NASIONAL KEPULAUAN SERIBU
KAJIAN DAYA DUKUNG LINGKUNGAN KEGIATAN
WISATA BAHARI DI RESORT PENGELOLAAN WILAYAH (RPW)
PULAU HARAPAN, TAMAN NASIONAL KEPULAUAN ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150700018 333.7 Sir k/R.25.136 Perpustakaan Pusat (REF.136) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 333.7 Sir kPenerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xiii.;192 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 333.7 Sir kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab SIRAIT RICHARD MARINO -
KAJIAN DAYA DUKUNG LINGKUNGAN KEGIATAN
WISATA BAHARI DI RESORT PENGELOLAAN WILAYAH (RPW)
PULAU HARAPAN, TAMAN NASIONAL KEPULAUAN SERIBU
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya daya dukung
lingkungan untuk kegiatan wisata bahari di Resort Pengelolaan Wilayah (RPW)
Pulau Harapan, Taman Nasional Kepualaun Seribu dan memberikan arahan /
rekomendasi pengelolaan wisata bahari di RPW Pulau Harapan berdasarkan
kajian daya dukung lingkungannya. Metode yang digunakan adalah metode
kuantitatif dengan formula Cifuentes (1992), yang meliputi daya dukung fisik,
daya dukung riil dan daya dukung efektif, sedangkan penyusunan rumusan
rekomendasi didasarkan pada hasil kuantitatif daya dukung objek wisata yang
kemudian secara kualitatif dijabarkan dengan mempertimbangkan permasalahan,
penataan, dan peluang pengembangan wisata bahari.
Perhitungan daya dukung dilakukan terhadap 3 (objek) objek wisata di
kawasan ini. Hasil penelitian menunjukkan daya dukung efektif wisata pantai di
P. Bulat 902 orang/hari, wisata snorkeling di P. Pamegaran dan P. Bira Besar
masing-masing 606 orang/hari dan 96 orang/hari, dan wisata diving di P.
Pamegaran dan P. Bira Besar masing-masing 634 orang/hari dan 196 orang/hari.
Berdasarkan kondisi eksisting jumlah wisatawan, daya dukung belum terlampaui
untuk wisata pantai, wisata diving, dan wisata snorkeling di P. Pamegaran.
Sedangkan untuk wisata snorkeling di P. Bira Besar sudah melampaui daya
dukungnya. Kemampuan daya dukung wisata masih sekitar 14,77% dari daya
dukung wisata pantai, dan 21,95 % dari daya dukung wisata snorkeling di P.
Pamegaran sehingga masih potensial. Objek wisata snorkeling di P. Bira Besar
daya dukungnya sudah terlampaui dan kondisi eksisting sudah melebihi 38,54 %
dari nilai potensi daya dukungnya.
Rekomendasi pengelolaan dilakukan dengan mempertimbangkan empat (4)
kategori strategi yaitu: regulasi/aturan, fisik, ekonorni, dan edukasi,
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






